Minggu, 18 November 2012

Pasar Persaingan Oligopoli

Diposting oleh aiisyah maulida di Minggu, November 18, 2012 1 komentar

Pasar Persaingan Oligopoli
          Struktur pasar atau industri oligopoli ( oligopoly) adalah pasar (industri) yang terdiri atas hanya sedikit perusahaan(produsen). Setiap perusahaan memiliki kekuatan (cukup) besar untuk mempengaruhi harga pasar. Produk dapat homogen atau terdiferensiasi. Perilaku setiap perusahaan akan mempengaruhi perilaku perusahaan lainnya dalam industri. Dari definisi di atas, kondisi pasar oligopoli mendekati kondisi pasar monopoli.
          Para ekonom pada umumnya hanya berbicara tentang empat bentuk pasar utama : Pasar Persaingan Sempurna, Monopoli, Persaingan Monopolistik dan Oligopoli. Dalam semua bentuk pasar itu para penjual memperhatikan respon pembeli, tetapi dalam oligopoli para penjual juga memperhatikan respon lawan-lawannya. Di dalam ketiga pasar yang disebut terdahulu, kurva-kurva permintaanya diturunkan dari data tentang konsumen. Tapi dalam oligopoli hal itu belum cukup. Seorang oligopolis memperkirakan permintaan juga tergantung pada reaksi apa yang akan dilakukan lawan-lawannya terhadap perubahan harga yang di ambil. Ini memang sulit di ramalkan, tetapi penting bagi kita untuk bisa membuat kurva permintaannya.

1.  Karakteristik Pasar Oligopoli
Dari definisi di atas kita dapat melihat beberapa unsur penting (karakteristik) pasar oligopoli :
a)    Hanya sedikit perusahaan industri ( few number of firms)
b)   Produknya homogen atau terdiferensiasi ( homogen or differentiated produk)
c)    Pengambilan keputusan yang saling mempengaruhi ( interdependence decisions)
d)   Kompetisi nonharga ( non pricing competition)

a) Hanya sedikit Perusahaan dalam Industri ( Few Number of Firms)
Secara teoritis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan di dalam pasar, agar dapat di katakan oligopoli. Namun untuk dasar analisis, biasanya jumlah perusahaan di asumsikan kurang dari sepuluh. Dalam kasus tertentu hanya terdapat dua perusahaan (duopoli). Kekuatan perusahaan- perusahaan dalam industri dapat diukur dengan menghitung rasio konsentrasi (concentration ratio). Rasio konsentrasi menghitung berapa persen output dalam pasar oligopoli dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang dominan (empat sampai delapan perusahaan). Jika rasio konsentrasi empat perusahaan ( four firms concentration ratio atau CR4) adalah 60%, berarti 60% output dalam industri dikuasai oleh empat perusahaan terbesar. CR4 yang semakin kecil mencerminkan struktur pasar yang semakin bersaing sempurna. Pasar suatu industri dinyatakan berstruktur oligopolistik apabila CR4 melebihi 40%. Begitu pula untuk jumlah CR lainnya.

b)           Produk Homogen atau Terdiferensiasi (homogen or differntiated product)
Dilihat dari sifat output yang dihasilkan, pasar oligopoli merupakan peralihan antara persaingan sempurna dengan monopoli. Perbedaan sifat output  yang di hasilkan akan mempengaruhi perilaku perusahaan dalam upaya mencapai kondisi optimal ( laba maksimum). Jika dalam pasar persaingan sempurna perusahaan mengatur jumlah output (output strategy)untuk mengatur tingkat harga, dalam pasar monopoli hanya satu perusahaan yang mampu mengendalikan harga dan output, maka dalam pasar persaingan oligopoli bentuk persaingan antarperusahaan adalah persaingan harga (pricing strategy) dan persaingan non harga (non pricing strategy). Contoh pasar oligopoli yang menghasilkan produk diferensiasi adalah industri mobil, rokok, dll. Sedangkan yang mengahasilkan produk homogen adalah industri baja, pipa peralon, seng dan kertas.
Penggolongan ini mempunyai arti penting dalam menganalisis pasar yang oligopolistik. Semakin besar tingkat diferensiasinya, perusahaan makin tidak tergantung pada kegiatan perusahaan-perusahaan lainnya. Berarti oligopoli dengan produk diferensiasi dapat lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan-perusahaan lawan.
Di luar unsur modal, rintangan untuk masuk ke dalam industri oligopoli yang menghasilkan produk homogen lebih sedikit, karena pada industri oligopoli dengan produk diferensiasi sangat berkaitan dengan loyalitas konsumen terhadap produk (merek tertentu).

c) Pengambilan Keputusan Yang Saling Mempengaruhi (Interdependence Decisions)
Keputusan perusahaan dalam menentukan harga dan jumlah output akan mempengaruhi perusahaan lainnya, baik yang sudah ada (existing firms) maupun yang masih di luar industri (potential firms). Karenanya guna menahan perusahaan potensial untuk masuk industri, perusahaan yang sudah ada menempuh strategi menetapkan harga jual terbatas (limiting prices), yang membuat perusahaan menikmati laba super normal di bawah tingkat maksimum.

d) Kompetisi Non Harga (Non Pricing Competition)
Dalam upayanya mencapai kondisi optimal, perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga, namun juga non harga (non pricing competition). Bentuk-bentuk kompetisi non harga antara lain adalah pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi, membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merek, serta mempengaruhi perilaku konsumen. Keputusan investasi yang akurat diperlukan agar perusahaan dapat berjalan dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi. Tidak tertutup kemungkinan perusaan melakukan kegiatan intelijen industri untuk memperoleh informasi (mengetahui) keadaan, kekuatan dan kelemahan pesaing nyata maupun potensial. Informasi-informasi ini sangat penting agar perusahaan dapat memprediksi reaksi pesaing terhadap setiap keputusan yang diambil.

2. Faktor-faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Oligopoli
Ada dua faktor penting penyebab terbentuknya pasar oligopoli, yaitu :

a.  Efisiensi Skala Besar
Dalam dunia nyata, perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri mobil, semen, kertas, pupuk dan peralatan mesin, umumnya berstruktur oligopoli. Teknologi padat modal (capital intensive) yang dibutuhkan dalam proses produksi menyebabkan efisiensi (biaya rata-rata minimum) baru tercapai bila output diproduksi dalam skala sangat besar. Dalam industri mobil, untuk satu jenis mobil, skala efisiensi baru tercapai juka produksi mobil minimal 50.000 sampai 100.000 unit per tahun. Bila perusahaan memproduksi tiga jenis mobil saja, output minimal seluruhnya antara 200.000 – 300.000 unit per tahun. Selanjutnya bila biaya produksi per mobil puluhan juta rupiah, dana yang di butuhkan untuk berproduksi ratusan miliar rupiah per tahun. Jika dihitung dengan biaya investasi awal, maka perusahaan yang ingin memasuki industri mobil harus menyiapkan dana triliunan rupiah.
Keadaan di atas merupakan hambatan untuk masuk (barries to entry) bagi perusahaan-perusahaan pesaing. Tidak mengherankan jika dalam pasar oligopoli hanya terdapat sedikit produsen.

b. Kompleksitas Manajemen
Berbeda dengan tiga struktur pasar lainnya (persaingan sempurna, monopoli, dan persaingan monopolistik), struktur pasar oligopoli ditandai dengan kompetisi harga dan non harga. Perusahaan juga harus cermat memperhitungkan setiap keputusan agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan dari perusahaan pesaing. Karena itu dalam industri oligopoli, kemampuan keuangan yang besar saja tidak cukup sebagai modal untuk bertahan dalam industri. Perusahaan juga harus memiliki kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industri yang persaingannya begitu kompleks. Tidak banyak perusahaan yang memiliki kemampuan tersebut, sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen.

3. Keseimbangan Oligipolis
Perusahaan yang bergerak dalam pasar oligopoli disebut oligopolis (oligopolist). Sebagai produsen, keseimbangan terjadi bila laba maksimum tercapai. Analisis keseimbangan oligopoli tidak menekankan dimensi waktu, melainkan kompetisi. Perusahaan seimbang atau tidak bukan saja dilihat dari kemampuan mengatur output dan harga, tetapi juga kemampuan memprediksi perilaku pesaing.
Begitu kompleksnya situasi dalam pasar oligopoli, sehingga para ekonom mengembangkan berbagai model untuk menganalisis perilaku oligopolis. Sayangnya, tidak ada satupun model yang dapat diterima secara umum sebagai model terbaik. Dalam bab ini, hanya akan dibahas model keseimbangan yang patah (kinked demand model) dan model kepemimpinan harga (price leadership model).

j     Model Keseimbangan yang Patah (kinked demand model)
Model ini dikembangkan oleh P.M.Sweezy (1939). Dua pemikiran penting yang dilontarkan Sweezy adalah harga dalam pasar oligopoli bersifat kaku (inflexible) dan oligopolis mengambil keputusan berdasarkan sikap (skenario) pesimis (pessimistic way). Permintaan sangat elastis bila harga dinaikkan dan inelastis bila harga diturunkan. Pengaruh ciri yang menonjol dalam motif pasar yang bersifat oligopolistik adalah adanya ketegaran harga (price regidity).

j     Model Kepemimpinan Harga (price leadership model)
Dalam model ini perusahaan yang dominan mengambil inisiatif dalam penentuan harga. Tujuannya adalah untuk meningkatkan laba dengan membentuk kolusi secara implisit (implicit collusion). Dikatakan kolusi karena perusahaan dominan berharap perusahaan lain mengikuti langkah tersebut. Dikatakan implisit karena kolusi tidak berdasarkan perjanjian formal. Produsen dominan memberikan sinyal harga (price signaling), misalnya dengan menggunakan media massa (konferensi pers). Produsen dominan memiliki posisi penentu harga (price setter), perusahaan yang lain sebagai penerima harga (price taker). Seandainya kolusi eksplisit (explicit collusion) diijinkan, produsen membentuk kerjasama formal yang disebut kartel (cartel). Seperti yang dilakukan oleh negara-negara penghasil minyak bumi dalam kartel OPEC. Untuk mencapai hasil maksimal, dua syarat yang harus dipenuhi kartel, yaitu memiliki potensi monopolis (permintaan inelastis) serta memelihara kekuatan dan stabilitas kerjasama (komitmen).

Jumat, 26 Oktober 2012

Tugas Ekonomi Koperasi #

Diposting oleh aiisyah maulida di Jumat, Oktober 26, 2012 0 komentar
Soal : 

1. Bagaimana pendapat anda untuk kemajuan koperasi di Indonesia?
2. Koperasi merupakan sokogurunya perekonomian, Jelaskan Maksudnya!
Jawab
1.    Menurut saya, dalam rangka memajukan dan juga perkembangan koperasi seharusnya memiliki beberapa aspek penting yang bisa jadi sangat mempengaruhi kehidupan koperasi tersebut. Aspek tersebut adalah :
     §     Kesadaran berkoperasi.
Dewasa ini masih terdapat masyarakat yang belum menyadari bahwa koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan meraka. Padahal dengan budaya yang berakar pada asas kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong royong, koperasi merupakan wahana yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kesadaraan anggota masyarakat untuk secara sukarela mempersatukan diri dalam satu perkumpulan ekonomi akan mempengaruhi hehidupan koperasi. Karena semakin banyak anggota koperasi tersebut maka akan banyak pula ide-ide atau pemikiran positif untuk membangun suatu koperasi ke arah yang lebih baik.
     §     Modal
Sebagai sebuah badan usaha, modal merupakan unsur yang sangat penting dalam pelaksanaan proker-proker koperasi guna kesejahteraan anggotanya. Oleh karena itu, semakin banyak masyarakat yang secara sukarela bergabung serta mengelola koperasi akan mengakibatkan bertambahnya modal sendiri koperasi tersebut. Model sendiri yang dimaksud adalah modal yang dikumpulkan dari anggota koperasi dalam bentuk simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, dan hibah.
     §     Pengetahuan dan keterampilan pengurus
Hal ini juga sangat penting dalam pengelolaan koperasi. Karena apabila koperasi tidak di manage dengan baik, akan berakibat pada berkurangnya kinerja koperasi tersebut. Atau bahkan juga akan mengakibatkan berkurangnya minat masyarakat untuk bergabung dalam wadah koperasi. Maka sebagai pengurus koperasi dituntut untuk dapat memberikan kebijakan-kebijakan, inovasi-inovasi baru yang rael sehingga mampu menarik minat masyarakat .
2.  Koperasi merupakan sokoguru atau tulang punggung perekonomian Indonesia karena koperasi mengisi baik tuntutan konstitusional maupun secara strategis mengisi tuntutan pembangunan dan perkembangannya. Koperasi merangkum aspek kehidupan yang bersifat menyeluruh, substantive makro dan bukan hanya partial makro. Pada pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus 1982, Presiden mengatakan bahwa koperasi adalah salah satu penyumbang pada produk nasional ( Produk Domestik Bruto ). Koperasi adalah sokoguru ( bukan salah satu ) tidak saja pada pengertian kuantitatif, yaitu bahwa koperasi merupakan aspek kehidupan social-ekonomis yang sifatnya menyeluruh, substantive makro dan bukan hanya partial makro. Koperasi dapat hidup pula di dalam bangun-bangun usaha non-koperasi tetapi sebaliknya.

Sumber : “Ekonomi untuk SMA dan MA kelas XII”; Alam S; ESIS

Rabu, 19 September 2012

lokasi kampus Universitas Gunadarma

Diposting oleh aiisyah maulida di Rabu, September 19, 2012 0 komentar

Lokasi Universitas Gunadarma
 Universitas Gunadarma memiliki beberapa lokasi diantaranya :

 1. Kampus A : Kampus Kenari
 Berlokasi Di jln Kenari No 13
 Jakarta Pusat 10430
 Jakarta - Indonesia
 Telp (021)31930220, (021)31930226


 2.Kampus B : Kampus Salemba Bluntas
 Berlokasi Di jln Salemba Bluntas N. 02
 Jakarta pusat 10440
 Jakarta - Indonesia
 Telp (021)31902322


 3. Kampus C : Kampus Salemba
 Berlokasi Di jln salemba No. 53
 Jakarta pusat 10440
 Jakarta - Indonesia
 Telp (021)3906518, (021)3150941


 4. Kampus D : Kampus Depok
 Berlokasi Di jln Margonda Raya No 100
 Pondok Cina, Depok 16424
 Jawa Barat - Indonesia
 Telp (021)78881112


 5. Kampus E : Kampus Kelapa Dua
 Berlokasi Di jln Akses UI Kelapa Dua
 Cimanggis, Depok 16951
 Jawa Barat - Indonesia
 Telp (021)8710561, (021)8727541


 6. Kampus G : Kampus Prapatan Kelapa Dua
 Berlokasi Di jln Akses UI Kelapa Dua
 Cimanggis, Depok 16951
 Jawa Barat - Indonesia
 Telp (021)8727539, (021)8727540


 7. Kampus H : Laboratorium Kelapa Dua
 Berlokasi Di jln Akses UI Kelapa Dua
 Cimanggis, Depok 16951
 Jawa Barat - Indonesia
 Telp-


 8. Kampus Simatupang
 Berlokasi Di jln TB simatupang Kav. 38
 Jakarta selatan
 Jakarta - Indonesia
 Telp (021) 7801923


 9. Kampus J1
 Berlokasi Di jln KH. Noer Ali (Ex Mall Duta Plaza)
 Kalimalang, Bekasi
 Jawa Barat, Indonesia
 Telp (021)88860117, (021)88860118


10. Kampus J2: Kalimalang
Berlokasi di Jl. KH. Noer Ali (Dekat kolam renang jakasampurna)
Kalimalang, Bekasi
Jawa Barat, Indonesia
 Telp: (021)88852752 / (021)88954184


11. Kampus J3: Kalimas
Plaza Kalimas Blok D, Jl. Inspeksi Saluran Kalimalang
Bekasi Timur.
Jawa Barat, Indonesia
Telp: (021)88357935 


 12. Kampus K / J4 : Kemang Pratama
 Berlokasi Di jln Raya Kemang Pratama
 Blok. MM No 21
 Bekasi Barat,
 Jawa Barat - Indonesia
 Telp (021)82423178


13. Kampus J5: Cakung
 Berlokasi di Jl. Sisi barat tol cakung
Sentra primer baru timur, Pulo Gebang
Cakung, Jakarta Timur, Indonesia


14. Kampus L: Cengkareng
Berlokasi di City Resort Boulevard, Jl. Raya Kamal Outring Road No.75
Cengkareng, Tangerang
Banten, Indonesia 
Telp: (021)56944915 / (021)50497890 


 15. Kampus M : Karawaci
 Berlokasi di Jl. Danau Kelapa Dua (Sebelah kompleks Islamic Village)
 Karawaci, Banten, Indonesia

Rabu, 05 September 2012

aku sedang sabar menghadapimu .

Diposting oleh aiisyah maulida di Rabu, September 05, 2012 0 komentar


©     jika kamu sedang curiga artinya kamu sedang tak percaya      padaku artinya juga aku sedang diuji kesabaran denganmu. #LDR
©     jika kamu merindukanku di jam kemudian kamu sedang egois denganku artinya aku sedang diuji kesabaran denganmu. #LDR
©     jika kamu tak peduli denganku itu artinya kamu sdng sibuk dgn apa yg aku tak tau itu artinya aku sdg diuji kesabaran dgnmu. #LDR
©     jika kamu tak ada kabar untukku dan aku tak tau entah di mana keberadaanmu artinya aku sedang diuji kesabaran menghadapimu. #LDR
©     jika kamu ragu denganku itu tandanya kamu sdg sangat merindukanku tak apa artinya aku sedang sabar menghadapimu. #LDR
©     jika kamu tak perhatikanku padahal itu sgt aku butuhkan tak apa mungkin km sdg sibuk artinya aku sedang sabar menghadapimu. #LDR
 
Sumber : http://amankqldr.tumblr.com/page/13 

Sekedar menguatkan saja

Diposting oleh aiisyah maulida di Rabu, September 05, 2012 0 komentar


©    Sinyal bisa ngilang tapi cinta gak akan bisa. #LDR
©    Terkadang apa yg kita ucapkan dengan mereka itu semakin menguatkan, mereka merendahkan #LDR hati semakin kuat utk bertahan. “kalo aku bisa”
©    Orang sih mudah merendahkan apa itu  #LDR, tapi hati mereka gak sekuat apa yg kita pertahankan dengan dia. mereka hanya sirik
©    #LDR itu gak mudah dan hanya orang2 pilihan yang bisa melakukannya dan itu “Kita”, org yg mengucilkan adalah kerikil yg hrs kita injek.
©    Seenggaknya  #LDR lebih mulia dari pada jomblo atau apalah. mereka bisa menahan rindu yg tak semua org bisa melakukannya.
©    Mereka mengucilkan kita yg  #LDR adalah kesalahan besar, kita bisa tanpa dikucilkan sedikitpun, rasa sayang yg bisa mengalahkan semuanya.
©    Apa yang kita pertaruhkan adalah rasa sayang, bukan hanya jarak dan rindu…  #LDR
©    Gak sedikit sih yang menjatuhkan org  #LDR, dan kita org yang gak sedikit yang gak bisa dijatuhkan oleh mereka, mereka hanya iri dgn kita.
©    #LDR itu gak mudah, dan apa begitu mudahkah kamu jatuh saat kamu direndahkan, dan kamu sia-siakan pengorbanan yang gak mudah itu.
©    Dan kita harus kalah dgn kucilan mereka, bukankah rasa sayang bisa mengalahkan apapun mereka hanya sindiran yg gak baik, jgn didengar.  #LDR
©    #LDR jadi mau kalah begitu aja sama jarak, kalo masih sayang jangan sia-sian pengorbanan selama ini. gak sedikit loh.
©    Diam bukanlah emas saat kau berpikir bahwa aku dsini baik2 saja. Bicaralah. Krena sebaris kata darimu menuliskan beribu pesan utk pnantianku
©    Cinta itu gak perlu sentuhan bagi kita yang  #LDR, cinta hanyalah pertemuan rindu dalam ruang berbeda tapi hati yg sama.

Minggu, 29 Juli 2012

Alasan Wanita Suka Dipeluk

Diposting oleh aiisyah maulida di Minggu, Juli 29, 2012 0 komentar

Apakah kamu tau mengenai alasan wanita suka di peluk oleh pria? Mungkin bagi sebagian pria sedikit malas untuk memeluk seorang wanita, dan beberapa wanita ketika bertemu dengan kekasihnya, pasti wanita tersebut ingin di peluk secara erat.
Arti pelukan bagi seorang wanita, mungkin sangat berarti. Bagi sebagian orang, ada yang sangat asing atau aneh sekali dengan kata pelukan. Bahkan mungkin banyak yang belum pernah merasakan pelukan dari lawan jenis, biasanya yang jomblo. heheehe
Hal yang di sukai wanita adalah belaian lembut di rambutnya. Beberapa wanita sangat menyukai rambutnya di belai ketika sedang di peluk oleh lawan jenis. Selain membelai rambut, ternyata wanita juga sangat menyukai sentuhan di punggung ketika sedang berpelukan.
Beberapa orang tidak ingin berpelukan, karena takut menimbulkan nafsu. Tapi ternyata berpelukan juga ada kaitannya dengan kesehatan.
Mengapa wanita butuh dipeluk?
 Aktivitas memeluk melepaskan hormon oksitosin. Oksitosin bertanggung jawab memancing apa yang disebut para ilmuwan dengan ‘sepasang ikatan’. Artinya, pelukan membuat pasangan merasa lebih dekat dan intim.
Dalam urusan cinta, pelukan mampu menciptakan ikatan di antara pria dan wanita. Lebih dari itu, bagi wanita, pelukan merupakan bentuk komitmen cinta dan kesetiaan pasangan.
Pelukan bisa bermakna dalam jika dilakukan dengan tulus. Jadi, alasan wanita menyukai pelukan adalah karena makna yang dihadirkan bisa sangat dalam.

Kamis, 28 Juni 2012

Pendapatan Nasional

Diposting oleh aiisyah maulida di Kamis, Juni 28, 2012 0 komentar

PENDAPATAN NASIONAL
            Salah satu indikator perekonomian suatu negara yang sangat penting adalah yang di sebut dengan pendapatan nasional. Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai suatu angka atau nilai yang menggambarkan seluruh produksi, pengeluaran, ataupun pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku/sektor ekonomi dari suatu negara dalam kurun waktu tertentu.
            Pendapatan nasional sering dipergunakan sebagai indikator ekonomi dalam hal :
j      Menentukan laju tingkat perkembangan/pertumbuhan perekonomian suatu negara.
j      Mengukur keberhasilan suatu negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya.
j      Membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara dengan negara lainnya.

Meskipun demikian tidak semua ahli ekonomi setuju jika hanya pendapatan perkapita saja yang dijadikan ukuran kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara. Adapun kritik tersebut diantaranya adalah :
j      Ada faktor-faktor lain diluar pendapatan yang akan berpengaruh pada tingkat kemakmuran dan kesejahteraan.
j      Kesejahteraan masyarakat masih sering bersifat subjektif. Tiap orang mempunyai pandangan hidup yang berbeda sehingga tolak ukur kesejahteraannyapun berbeda.

Beberapa tokoh ekonomi yang memberikan masukan terhadap ukuran-ukuran kemakmuran dan kesejahteraan diantaranya adalah :
Dudley seers  mengemukakan, bahwa paling tidak ada 3 masalah pokok yang perlu diperhatikan dalam mengukur tingkat pembangunan suatu negara. 3 masalah tersebut adalah :
j      Tingkat kemiskinan
j      Tingkat pengangguran
j      Tingkat ketimpangan di berbagai bidang
J.L Tamba, berpendapat bahwa ada 4 hal sebagai dasar untuk mengukur perekonomian dan kemakmuran di Indonesia. 4 hal tersebut adalah :
j      Kesehatan dan keamanan
j      Pendidikan keahlian dan standart hidup
j      Pendapatan
j      Pemukiman
Hendra esmara,  lebih memilih 3 komponen yang ia anggap perlu diperhatikan dalam rangka mengukur kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara, yakni :
j      Penduduk  dan kesempatan kerja
j      Pertumbuhan ekonomi
j      Pemerataan dan kesejahteraan masyarakat

Untuk mendapatkan nilai atau angka indikator tersebut digunakan tiga pendekatan perhitungan, yakni :
j      Pendekatan produksi
j      Pendekatan pengeluaran
j      Pendekatan pendapatan

Sedangkan konsep perhitungan yang dipergunakan adalah :
j   Konsep kewarganegaraan, dan
j   Konsep kewilayahan.

Menghitung pendapatan nasional Indonesia dengan pendekatan produksi ( GDP )
            GDP ( Gross Domestic Product ) atau Produksi Domestik Bruto adalah pendapatan nasional yang nilainya dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh kegiatan produksi yang dilakukan oleh semua pelaku/sektor ekonomi di wilayah Indonesia, dalam kurun waktu tertentu.
            Yang perlu diingat dalam perhitungan tersebut, jangan sampai terjadi perhitungan ganda yang dapat meyebabkan pendapatan nasional Indonesia tampak lebih besar. Salah satu akibatnya adalah, seolah-olah negara Indonesia sudah cukup maju dan makmur, sehingga bantuan dari luar negri akan dialihkan ke negara yang lebih membutuhkan. Dengan demikian kita akan kehilangan kesempatan mendapatkan tambahan dana pembangunan, sedangkan kita sesungguhnya masih sangat membutuhkannya.
            Untuk menghindari kesalahan perhitungan ganda tersebut dapat digunakan salah satu dari dua cara dibawah ini :
j      Pertama, GDP dihitung hanya dari nilai akhir dari suatu produk saja, misalnya untuk industri otomotif, hasil akhirnya saja yang akan dihitung.
j        Kedua, dengan menjumlahkan nilai tambah dari masing-masing komoditi yang dihasilkan oleh masing-masing produsen, maka pendapatan nasional Indonesia dengan cara ini akan menghasilkan jumlah yang sama .
Produk Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
GNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri

Produk Nasional Neto (NNP)
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
NNP = GNP – Penyusutan

Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
NNI = NNP – Pajak tidak langsung

Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income) adalah jumlah seluruh penerimaan yang benar-benar sampai di tangan masyarakat. Tidak semua pendapatan sampai ke tangan masyarakat karena masih  dikurangi dengan laba yang ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan sosial, pajak perseroan, dan ditambah dengan pembayaran pinjaman (transfer payment).
PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan )

Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
DI = PI – Pajak langsung

Pendapatan Nasional Perkapita
Pendapatan per kapita (per capita income) adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu, yang biasanya satu tahun. Pendapatan per kapita bisa juga diartikan sebagai jumlah dari nilai barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu. Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Pendapatan perkapita sering digunakan sebagai tolak ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan perkapitanya, semakin makmur negara tersebut.

 

created by aisyah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea